Add

Kampus Universitas Teknokrat Indonesia

Kampus Universitas Teknokrat Indonesia .

Acara Hari Pahlawan

Semangat Belajar danmelaksanakan kegiatan dengan baik dan bertanggung jawab.

SURATNO JIMBO

GENTOF Generasi yang siap ngetof.

SURATNO JIMBO

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Karya Menuju Tak Terbatas Dan Melampaunya

Semangat membara harus Selalu ditanamkan dalam diri seseorang meskipun harus mengorbankan waktu dan tempat.

Selasa, 07 November 2023

OTW Masjid Produk Lokal Buatan Anak Bangsa - Ngulik Kode











Ngulik Kode

- Hallo, sudah lama ya saya tidak membuat postingan di blog ini dikarenakan saya lagi menyelesaikan project buatan saya yaitu OTW Masjid, apa itu OTW Masjid ? OTW Masjid itu adalah sebuah sistem informasi berbasis android untuk menemukan lokasi masjid terdekat dari sekitar pengguna. OTW Masjid juga memiliki slogan yaitu On The Way Every Need Mosque slogan tersebut bisa diartikan ketika pengguna sedang berada di perjalanan dan mepet sekali dengan waktu sholat pengguna bisa menggunakan aplikasi ini untuk mencari lokasi masjid terdekat.






Tidak hanya pencarian masjid saja yang disediakan pada aplikasi pengguna juga bisa melihat info detail masjid yang ada, dan pengguna juga bisa menggunakan rute yang di bantu oleh aplikasi Google Map. Tidak sampai disini ada beberapa menu lagi yang disediakan seperti :







JADWAL WAKTU SHOLAT



Pada menu ini disediakan untuk mengingatkan pengguna akan waktu sholat yang telah tiba, aplikasi ini akan berbunyi suara adzan ketika waktu sholat sudah masuk. Tapi pada menu ini masih dalam pengembangan oleh Developer pengguna belum bisa untuk menggunakan pada menu ini.







ARAH KIBLAT



Pada menu ini disediakan untuk pengguna menentukan arah kiblat, dengan memanfaatkan sensor pada androd dan kompas.







TASBIH DIGITAL



Pada menu ini di sediakan untuk menghitung jumlah dzikir pengguna dan disediakan tombol reset untuk mengulang ke dzikir berikutnya.






Berikut adalah penjelasan dari aplikasi dan masing-masing dari menu OTW Masjid semoga dapat bermanfaat dan semoga menjadi penambah keimanan kita kepada Allah SWT, Aamiin. Tidak enak kayanya klo melihat menu-menunya dengan tulisan saja, saya juga akan berikan ke anda screenshot dari aplikasi OTW Masjid, Berikut Screenshoot aplikasinya :























Berikut juga screenshot dari aplikasi OTW Masjid, Masih jauh banget dari sempurna, ya jauuuh banget, memang di dunia ini tidak ada yang sempurna termasuk saya ini, ya karena kesempurnaan hanya lah milik Allah SWT. untuk itu ada yang namanya tahap pengembangan dari aplikasi agar kedepannya bisa lebih baik lagi. Aamiin Allahuma Aamiin.




Jika anda penasaran dengan aplikasi ini, dan tertarik anda sudah bisa mendownload nya langsung dari Google Play dengan menggunakan keyword "OTW Masjid" atau bisa juga kelik link dibawah dan sempatkan untuk memberikan Rating yang terbaik dari anda supaya bisa menambah semangat bagi saya untuk mengembangkan aplikasi ini kedepannya.













Sekian


- Jazakallah Khairan Katsiran -






Tutorial Membuat Button Link Action Android Redirect Website - Ngulik Kode




Link Action View Android Studio






Ngulik Kode -

Hai, sudah lama ya gak post lagi dikarenakan dengan kesibukan baru dan akhirnya saya sempatkan lagi untuk membuat sebuah artikel bagi anda mencintai android programming. oke langsung saja, apa sih yang saya ingin berikan ke anda semua ? sesuai judul saya ingin memberikan tutorial Membuat Button Link Action Android Redirect Website. apa itu ? jadi ketika di aplikasi anda ada untuk agar bisa menampilkan website atau blog menggunakan link ketika si user menakan tombol tersebut akan mengarahkan membuka browser dengan link yang sudah kita masukan di code. masih bingung ? liat saja seperti screenshoot di atas.






Langsung saja mulai pengaplikasianya, seperti biasa disini saya menggunakan aplikasi ADT ( Android Development Tools ) Android Studio jika kalian ada yang menggunakan ADT Eclipse juga bisa kok. Tapi ya begitu agak ribet menurut saya, lebih baik anda migrasi menggunakan Android Studio.







1. Membuat Project Seperti Biasa



Langkah yang paling awal adalah membuat sebuah project baru android anda, atau buka project sebelumnya yang ingin anda terapkan kode ini juga bisa.







2. Membuat Button Pada Layout




Langkah kedua adalah membuat sebuah button pada layout yang anda ingin tambahkan. Selain menggunakan button juga anda bisa menggunakan yang lain seperti Image Button, Icon Action Bar, Text Button dan lain-lain bisa anda kreasikan sendiri, disini saya hanya mencontohkan menggunakan Button.







3. Menambahkan Kode Pada File Java




Langkah ketiga adalah menambahkan kode dibawah ini pada file java anda, letakkan kode tepat di bawah kode.



setContentView(R.layout.splash_screen);























4. Jalankan Aplikasinya




Tahap ini jika penulisan kodenya sudah semua dan tidak ada yang error, sekarang tinggal jelankan aplikasinya untuk test apakah berjalan dengan lancar atau masih ada yang error. jika berhasil akan seperti Screenshoot dibawah.













Masih bingung dengan tutorial tulisan diatas ? Saya menyedikannya juga tutorial versi video dibawah ini agar anda lebih mudah lagi memahami tutorial yang saya berikan.















Nah itu dia tutorial yang saya bisa berikan kepada anda semua, semoga bermanfaat dan jangan lupa juga untuk Like, Comment, Share, and Subscribe Channel youtube saya agar memberikan semangat bagi saya untuk terus membuat tutorial yang bermanfaat untuk anda semua. See You..



Cara Menampilkan File HTML Pada Aplikasi Android Secara Local Dengan Android Studio - Ngulik Kode











Ngulik Kode

- Pada pembuatan aplikasi android selain hanya mendukung file XML dan Java ternyata juga mendukung file berbentuk HTML yang nantinya akan ditampilkan pada aplikasi menggunakan WebView. Apa itu WebVew ? jika anda sudah mambaca artikel milik kami sebelumnya anda bisa lihat pada postingan sebelumnya, jika belum anda klik link dibawah ini :












1. Buat Project Android Studio


Langsung saja kita memulai untuk membuat aplikasi android pertama anda buat dahulu project baru pada android studio.






2. Membuat Directory Assets



Tidak seperti pada ADT Eclipse yang sudah memiliki directory assets pada saat pertama kali membuat project, Android Studio tidak ada Directory Assets jika kita tidak membuatnya. Oleh karena itu kita membuat terlebih dahulu yang nantinya akan di gunakan untuk menyimpan file HTML, CSS, dan file web lainnya. Untuk langkah-langkahnya anda bisa membacanya pada artikel dibawah ini :














3. Membuat File HTML




Sekarang kita membuat sebuah file HTML yang nantinya akan ditampilkan pada aplikasi android, anda juga bisa menambahakan file CSS untuk tampilan agar lebih menarik nantinya. disini saya akan memberikan contoh file HTML yang saya buat.





lihat.html






Pada tulisan

Merah

diatas anda juga dapat memasukan gambar untuk ditampilkan pada aplikasi android.




Jika semua file yang ingin ditampilkan sudah siap semua, sekarang anda tinggal pindahkan semua file ke folder assets project android anda, dengan cara buka lokasi project android anda simpan contoh saya menyimpan pada

C:\Users\Sholihin\AndroidStudioProjects

disini lah saya menyimpan project saya, lalu buka folder project anda. Contoh folder project punya saya

WebViewHTML

Lalu buka

app

>

src

>

main

>

assets

disini lah tempat untuk meletakan file web anda yang ingin ditampilkan pada aplikasi android.






3. Membuat WebView Aplikasi Android


Sekarang kita membuat WebView yang fungsinya nanti akan menampilkan file HTML yang sudah kita buat tadi. Sekarang anda buka

activity_main.xml

pada directory layout pada Android Studio lalu tambahkan kode seperti dibawah ini.





activity_main.xml














Sekarang menuju file

MainActivity.java

lalu tambahkan kode seperti gambar dibawah ini.





MainActivity.java
















Pada tulisan

merah

diatas harus sesuai dengan file yang ingin anda tampilkan pada aplikasi android. Sampai disini proses pembuatan Aplikasi WebView selesai sekarang tinggal menjalankan project androidnya.









Nah berikut ini adalah tampilanya, akan tampak seperti gambar diatas sampai disini proses pembuatan sudah selesai, anda dapat mengembangkannya sendiri agar lebih menarik lagi.




Sekian Tutorial yang singkat ini, yang dapat saya berikan untuk anda semoga dapat bermanfaat dan menjadi bahan referensi anda untuk membangun aplikasi android.












Mengenal Struktur Directory Project Android Pada Android Studio - Ngulik Kode











Ngulik Kode

- Setelah anda berhasil membuat sebuah

project

baru, alangkah baiknya anda memahami terlebih dahulu struktur

directory project android

pada

android studio

ini agar dalam proses pembuatan aplikasi anda tidak akan kesulitan untuk meletakan kode-kode yang nantinya ketika akan digunakan. Struktur

Directory Project Android

yang ada pada Android Studio hampir sama dengan Struktur

Directory Project Android

pada

eclipse

hanya saja

Android Studio

memang di khususkan untuk membuat atau mengembangkan aplikasi pada android.






Dengan mengenal dan memahami struktur

directory project android

beserta fungsi-fungsinya kemungkinan besar anda dapat membuat sebuah aplikasi android sederhana dengan mudah dan cepat. Jika tidak kemungkinan besar anda memahami pemrograman android menjadi sulit dan lama dalam proses pembuatan aplikasi.













Perhatikan pada gambar di atas berikut lumayan sulit setruktur pada

project android

, mari kita bahas satu persatu folder yang terlihat pada gambar di atas tersebut, pembahasan dimulai dari atas terlebih dahulu.







/manifests


Pada forder ini terdapat file yang bernama

AndroidManifest.xml

file tersebut sangat penting sekali untuk melakukan konfigurasi dalam pembuatan aplikasi android, di sini lah dimana didefinisikan nama aplikasi, icon aplikasi, semua activity yang ada dalam aplikasi serta permission untuk mengakses hardware maupun resource lainnya.





/java


Pada folder ini terdapat dua folder lagi dengan nama

com.packge.aplikasi

dan satu lagi

com.packge.aplikasi (androidTest)

biasanya kita sering bekerja menggunakan folder yang

com.packge.aplikasi

pada folder ini lah tempat tersimpannya activity atau class yang dibuat, berisi source code java dari aplikasi android. dan ini juga salah satu tempat kerja utama dalam pembuatan aplikasi android.





/res


Pada folder ini terdapat empat folder lagi dengan masing masing nama

drawable, layout, mipmap,

dan

values

. Directory resource pada project android, dimana berisi semua resource yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi android seperti icon, layout, menu, warna, ukuran, string, dimensi, tema, dan lainya. ini juga salah satu tempat kerja yang paling sering dikunjungi ketika pembuatan aplikasi android, bahkan bisa jadi sebagian besar waktu pembuatan dipakai disini.





/res/drawable


Pada folder ini dimana anda dapat meletakan gambar atau icon yang nantinya akan di butuhkan dalam pembuatan aplikasi android.





/res/layout


Pada folder ini dimana anda melakukan atau membuat sebuah tampilan pada peroject aplikasi android, folder ini juga yang paling sering digunakan dalam membuat project aplikasi android.





/res/mipmap


Pada folder ini hampir sama dengan folder drawable namun disini hanya untuk meletakan icon bar untuk project aplikasi android.





/res/values


Pada volder ini dimana anda bisa melakukan perubahan warna tema pada project aplikasi android, dan anda juga bisa membuat string yang di gunakan untuk memberikan judul aplikasi, nama menu, dan lainya.




Itu dia beberapa struktur directory pada project aplikasi android, untuk lebih jelasnya anda bisa lakukan explore kekunaan dari setiap struktur diatas dalam proses development. Struktur di atas itu hanya directory bari bawaan android studio saja ketika anda pertama membuat project baru, tetapi anda juga bisa menambahkanya sesuai yang dibutuhkan.




Sekian penjelasan singkat dari saya, semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda dalam pengembangan aplikasi android. Jika ada yang ingin ditanyakan silakan berkomentar di kolam komentar dibawah ini.






Tutorial Cara Membuat Image Button Pada Android Studio - Ngulik Kode




Ngulik Kode

- Haloo semuanya kali ini saya ingin membagikan cara membuat Image Button dengan effect ketika button di klik pada Android Studio. Pemberian effect pada Image Button ini bertujuan agar terlihat seperti button sesungguhnya ketika di klik akan berganti.






Apa saja yang pertu disiapkan ? Anda perlu menyiapkan dua image button seperti gambar dibawah ini :








Gambar tersebut nantinya yang akan digunakan untuk membuat image button, lalu berinama dengan berbeda agar memudahkan dalam penggunaan nantinya.





1. Jalankan Aplikasi Android Studio



Jalankan aplikasi android studio anda dan mulai membuat project baru, seperti biasa jika anda belum tahu cara membuat project baru pada android studio postingan saya sebelumnya sudah ada pada blog ini di link bawah ini. tinggal anda ikutkan saja dengan benar.





Baca Juga Artikel :



-







2. Membuat File XML Pada Folder Drawable




Setelah selesai membeuat project, lanjut membuat file XML pada folder Drawable seperti contoh gambar dibawah ini :













Setelah itu beri nama file XML nya terserah anda kalau saya memberi nama dengan nama

btn_info.xml

seperti contoh gambar dibawah :













Jangan lupa pindahkan gambar button yang sudah anda buat ke dalam folder drawable dengan caya copy langsung dari dalam Android Studionya.




Lalu ketikan pada file XML yang baru anda buat tadi seperti dibawah ini


<!-- Mendefinisikan button saat di klik -->


<item android:drawable="@drawable/info_klik"


android:state_pressed="true" />




<!-- Mendefinisikan button saat terfokus -->


<item android:drawable="@drawable/info_klik"


android:state_focused="true" />




<!-- Mendefinisikan button saat dalam kondisi normal -->


<item android:drawable="@drawable/info" />



Maka akan tampak seperti contoh gambar dibawah ini









Jika semua sudah selesai, maka kembali lagi ke activity_main.xml untuk melakukan pemanggilan image button yang sudah di buat tadi. lalu ketikan kode seperti contoh dibawah ini :



<ImageButton


android:layout_width="wrap_content"


android:layout_height="wrap_content"


android:id="@+id/imageButton"


android:src="@drawable/btn_info"


android:layout_alignParentTop="true"


android:layout_centerHorizontal="true" />



Maka akan tampak seperti contoh gambar dibawah ini













Sampai disini sudah proses pembuatan image button sudah selesai, sekarang tinggal kita coba jalankan projectnya.





Button Sebelum di Klik











Button Sesudah di Klik










Oh iya untuk menghilanggakan garis pinggir agar menjadi trasparant anda bisa mengubahnya pada kode diatas dengan menambahkan

android


:background=


"#00000000"





Dan hasilnya menjadi separti ini







Sekian tutorial dari saya, hanya itu yang bisa saya sampaikan untuk anda, jika masih ada yang kurang paham bisa anda tanyankan dikolam komentar dibawah.












Terus kembangkan kemampuan yang anda miliki, agar bisa menjadi yang lebih profesional.


Keep Ngulik Kode :)






Sumber : Ngulik Kode





Mengetahui Model dan Bentuk Iklan Yang Ada Pada Aplikasi Mobile - Ngulik Kode













Ngulik Kode

- Bicara tentang iklan bicara juga tentang keuntungan yang didapat dari pemasangan iklan pada aplikasi mobile. pasti dari kalian sebagai pengembang aplikasi mobile ingin sekali meraup untung dari aplikasi yang dibuatnya salah satunya dengan pemasangan iklan pada aplikasi mobile yang dibuat. Tetapi banyak dari kalian sebagai pengembang aplikasi mobile yang belum mengetehui macam-macan bentuk dan model iklan pada aplikasi aplikasi mobile dan juga keuntungannya.






Tetapi kalian pasti sudah pernah liat berbagai macam iklan yang muncul ketika kalian sedang mebuka aplikasi atau sedang bermain game. Model iklan untuk aplikasi mobile pada saat ini sudah berbagai macam bentuknya mulai dari model banner biasa hingga offer wall. Beberapa model iklan pada aplikasi mobile yang mengikuti standar iklan dari Mobile Marketing Association (MMA) namun ada juga model iklan yang tidak mengikuti standar tergantung dari penyedia layanan iklan.






Biasanya penggunaan iklan pada aplikasi mobile berformat teks, gambar, video, aplikasi dan juga berbentuk HTML. Setiap format iklan biasanya sering di gunakan untuk model iklan tertentu misalnya gambar dan teks, biasanya digunakan pada model iklan standar.






Agar penjelasan tidak terlalu panjang berikut adalah penjelasan dari masing-masing model iklan yang populer digunakan saat ini antara lain sebagai berikut :







Banner Standar




Model iklan ini yang sering kita lihat pada aplikasi-aplikasi mobile, banner standar ini adalah banner yang hanya menutupi sebagian dari konten aplikasi mobile. Pemposisian banner standar ini biasanya diletakan pada paling atas aplikasi atau pada paling bawah aplikasi. Bisanya banner standar ini menggunakan format iklan gambar atau teks.





Floating Banner


Hampir sama dengan banner standar tetapi perbedaan yang paling mencolok dari model iklan floating banner ini adalah banner-nya mengembang dan tetap muncul di suatu area tertentu dalam aplikasi mobile walaupun pengguna melakukan scrolling. Biasanya floating banner ini dapat ditutup secara otomatis setelah sekian waktu dan dapat ditutup secara manual oleh pengguna.





Offer Wall


Bagi pengguna yang sering memainkan game di Android ataupun di iOS, kemungkinan besar pernah mendapatkan format iklan offer wall di game ketika bermain. Offer Wall adalah model iklan di mana terdapat pilihan aplikasi yang dapat di unduh oleh pengguna untuk mendapatkan hadiah.





Interstitial Banner


Interstitial Banner ini adalah model iklan yang saat ini paling populer di banyak penyedia layanan iklan, dikarenakan Interstitial Banner ini dikabarkan menawarkan keuntungan yang lebih besar bagi pengembang aplikasi mobile dibandingkan dengan model lainnya. Interstitial Banner biasanya akan muncul ketika melakukan transisi dalam sebuah aplikasi, Format iklan yang biasa di temukan dalam Interstitial Banner ini dalah berbentuk video, gambar, atau HTML.




Sekian penjelasan dari model dan bentuk iklan yang ada pada aplikasi mobile, semoga dapat bermanfaat. baca juga artikel menarik lainnya dibawah dan jangan lupa juga untuk share artikel ini jika bermanfaat.


Bagaimana Pengiklan Membayar Developer Android ? - Ngulik Kode




Money Ngulik Kode






Ngulik Kode

- Alasan yang sangat penting untuk pengembang aplikasi android adalah menghasikan uang dari aplikasi android yang di buat. sudah bukan rahasia lagi saat ini banyak developer aplikasi mobile atau android berlomba-lomba untuk menciptakan aplikasi yang menarik agar bisa menghasilkan uang lebih dari aplikasi buatan mereka. Salah satunya dengan memasang iklan pada aplikasi yang di buatnya. Jika berbicara tentang iklan, maka kita pasti berbicara juga tentang

advertiser

(pasang iklan) dan juga

publisher

(penerbit iklan). Advertiser memasang iklan dengan tujuan untuk mempromosikan produk, merek, dan layanan melalui iklan tersebut. Sedangkan Publisher adalah menerbitkan iklan yang diberikan pada Advertiser untuk mendapatkan uang.




Karena pada kesempatan kali ini, artikel ini ingin membahas tentang bagaimana cara aplikasi mobile khususnya andrid untuk menghasilkan uang atau monetisasi, makas saya ingin membahas dari sisi

publisher

. Publisher ini juga bisa disebut sebagai pengembang aplikasi mobile yang memasang iklan pada aplikasinya.




Pasti dari kalian sebagai pengembang aplikasi mobile sudah mengetahunya tentang pengiklanan sebagai model monetisasi. Untuk memaksimalkan penghasilan, diperlukannya pengetahuan mendalam tentang iklan tidak semudah yang dibayangkan semua pengembang aplikasi pemula. dan juga setiap model iklan memiliki strategi untuk pemanfaatannya yang lebih maksimal.





Bagaimana Pengiklan Membayar Anda ?



Sama seperti halnya pengiklan pada web/blog dan juga pada video web/video online pada dunia advertiser memiliki istilah-istilah yang sama. Namun bagi anda yang sama sekali belum pernah mencoba dalam dunia iklan anda akan merasa kebingungan dengan istilah-istilah tersebut. Berukut adalah beberapa istilah-istilah yang bisa ada pada dunia iklan :







Cost Per Click (CPC) (English) / Biaya Per Klik (BPK) (Indoneisa)



Harga yang dibayarkan oleh

advertiser

setiap satu klik oleh pengguna ponsel yang dihasilan oleh

publisher.

istilah CPC dan BPK itu intinya sama hanya saja beda menggunakan bahasa.





Click-Through



Proses di mana pengguna ponsel diarahkan ke sebuah landing page ketika mengklik sebuah link di iklan.





Click-to-Call



Pengguna ponsel secara otomatis menginisiasikan panggilan telepon ke nomor tertentu ketika mengklik sebuah link di iklan.







Click-Through Rate (CTR)



Cara untuk mengukur kesuksesan sebuah kampanye iklan di online ataupun mobile. CTR dihitung dengan banyaknya pengguna yang mengklik iklan dibagi dengan berapa kali iklannya ditayangkan.





Cost Per Mille / Cost Per Thousand (CPM)



Harga yang dibayarkan oleh

advertiser

ke publisher untuk penayangan iklan sebanyak 1.000 kali.





Effective Cost Per Thousand (eCPM)



Sebuah ukuran yang merepresentasikan penghasilan yang dihasilkan dari berbagai kanal marketing. eCPM dihitung dengan total penghasilan dibagi dengan total impression dalam seribu.




Berikut adalah istilah yang sering didengar oleh seorang

Publisher

tidak semua istilah yang saya masukan disini, Daftar yang ada diatas didapat dari Adfonic dan MMA, untuk melihat daftar istilah lebih lengkapnya anda bisa melihat dokumen
dari MMA atau di situs Adfonic.




Sekian yang bisa saya sampaikan, baca juga artikel menarik yang lain dibawah ini, dan jangan lupa juga untuk share ke teman-teman anda jika artikel ini menarik.