Add

Kampus Universitas Teknokrat Indonesia

Kampus Universitas Teknokrat Indonesia .

Acara Hari Pahlawan

Semangat Belajar danmelaksanakan kegiatan dengan baik dan bertanggung jawab.

SURATNO JIMBO

GENTOF Generasi yang siap ngetof.

SURATNO JIMBO

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Karya Menuju Tak Terbatas Dan Melampaunya

Semangat membara harus Selalu ditanamkan dalam diri seseorang meskipun harus mengorbankan waktu dan tempat.

Senin, 15 Maret 2021

ADD dan INSERT di dalam MYSQL use SQLyog

SQLoy merupakan software yang dapat anda gunakan sebagai aplikasi client MYSQL yang sangat populer digunakan di Indonesia. Aplikasi ini memiliki banyak fitur yang memudahkan pengguna melakukan administrasi maupun melakukan pengilahan data MYSQL.



Di bawah ini adalah video untuk menambahkan dan mengisi field pada MYSQL 

Demikian Postingan dari saya semoga saya tidak melupakan apa yang telah saya kerjakan . Amiin

Minggu, 14 Maret 2021

INSTAGRAM POSTINGAN

PENGISIAN INPUT ARAY MENGGUNAKAN METODE LOOPING



Diatas adalah video Proses pembuatan program untunk mengisikan aray dengan metode looping dan mengeluarkan hasil nya dengan looping

Dibawah adalah hasil output dari program yang saya buat
Dimana pada bagian atas adalah inputan yang harus dimasukan oleh user, kemudain pada bagian bawah adalah output yang dikeluarkan setelah program penginputan selesai,


Klimat deskriptif :

Iteger jumlah;
aray number;
int x;


Alur Algoritma :
Pada awal runing program akan ada pilihan dimana diminta untuk menginputkan jumlah bilangan, yang mana jumlah bilangan ini kita jadikan sebagai jumlah untuk length dari array yang telah kita buat,

Setelah inputan selesai di masukan, kemudian program akan menjalankan syntak while looping yang pertama, dimana kondisi Jika looping telah di ulangi sebanyak jumlah bilangan yang di inputkan maka dia akan mengakhiri looping,

setelah looping pertama selesai kemudian program akan menjalankan syntak for looping yang kedua, dimana kondisi jika looping telah di ulangi kembali sebanyak bilangan yang di inputkan maka looping pun akan berakhir.


Perbedaan antar looping yang pertama dengan yang kedua terletak pada syntaknya diman looping yang pertama berisi syntak untuk menginputkan nilai pada array, sedangkan pada looping yang kedua berisi syntak untuk mengeluarkan inputan yang telah dimasuakn di dalam array yang telah kita buat.


Demikian adalah proses dari looping inputan dan output menggunakan array .


Untuk syntak-nya terdapat pada video yang telah saya buat ^_^

Selasa, 02 Maret 2021

PROGRAM MENGHITUNG GAJI KARYAWAN DAN PERHITUNGAN BILANGAN

Syntak yang telah di buat untuk program adalah sebagai berikut :

using System;

namespace code
{
    class Program
    {
        static void Main(string[] args)
        {
            string nama, pilihan;
            int data1, x, data2, y = 0, jumlah;
            while(y == 0){
                jumlah = 0;
                Console.Clear();
                Console.WriteLine("1. Program bilangan");
                Console.WriteLine("2. Program Gaji karyawan");
                Console.Write("Masukan pilihan anda: ");
                Console.WriteLine("Masukan q untuk keluar");
                pilihan = Console.ReadLine();
                x = 1;
                switch(pilihan){
                    case "1":
                        Console.Write("Masukan Jumlah bilangan yang akan kamu jumlahkan: ");
                        data1 = int.Parse(Console.ReadLine());
                        while(x <= data1){
                            Console.Write("Bialangan ke-{0} :", x);
                            data2 = int.Parse(Console.ReadLine());
                            x++;
                            jumlah = jumlah + data2;
                        }
                        System.Console.WriteLine("Jumlah data adalah : "+ jumlah);
                        Console.ReadLine();
                    break;
                    case "2":
                        int karyawan, gajiaw, gajiak, bonus, jam, data;
                        Console.Write("Masukan jumlah karyawan: ");
                        karyawan = int.Parse(Console.ReadLine());
                        while(x <= karyawan){
                            Console.WriteLine("------ Karyawan ke-{0} -----", x);
                            Console.Write("Masukan Nama: ");
                            nama = Console.ReadLine();
                            Console.Write("Jam lembur: ");
                            jam = int.Parse(Console.ReadLine());

                            gajiaw = 2000000;

                            if(jam <= 5){
                                bonus = jam * 100000;
                            }else{
                                bonus = jam * 50000;
                            }
                            gajiak = gajiaw + bonus;
                            x++;
                            
                            Console.WriteLine();
                            System.Console.WriteLine("Nama : "+ nama);
                            System.Console.WriteLine("Bonus: "+  bonus);
                            System.Console.WriteLine("Total gaji: "+ gajiak);
                            Console.ReadLine();
                        }
                        


                    break;
                    case "q":
                        y = 12;
                    break;
                    default :
                        Console.WriteLine("Pilihan yang anda masukan tidak sesuai");
                    break;
            }
            }
            Console.Clear();
            Console.WriteLine("Terimakasih telah menjalankan program silahkan tekan enter untuk keluar");
            Console.ReadKey();
        }
    }
}


Kamis, 14 Januari 2021

Perbedaan Antara Threads dan Processes

PENGERTIAN PROSES DAN THREAD    

Proses  merupakan suatu upaya pemberian ajaran secara mendalam (tanpa kritik) atau penggemblengan mengenai suatu paham atau doktrin tertentu dng melihat suatu kebenaran dr arah tertentu saja :)

Thread adalah unit dasar dari penggunaan CPU, yang terdiri dari Thread ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah thread berbagi code section, data section, dan sumber daya sistem operasi dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama. Thread juga sering disebut lightweight process.

A. Perbedaan antara Proses dan Thread

Sebuah proses adalah sebuah peristiwa adanya sebuah program yang dapat dieksekusi. Sebagai sebuah eksekusi proses, maka hal tersebut membutuhkan perubahan keadaan. Keadaan dari sebuah proses dapat didefinisikan oleh aktivitas proses tersebut. Suatu proses adalah lebih dari kode program, dimana kadang kala dikenal sebagai bagian tulisan. Proses juga termasuk aktivitas yang sedang terjadi, sebagaimana digambarkan oleh nilai pada program counter dan isi dari daftar prosesor/ processor’s register. Suatu proses umumnya juga termasuk process stack, yang berisikan data temporer (seperti parameter metoda, address yang kembali, dan variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global. Setiap proses mungkin menjadi satu dari beberapa state berikut, antara lain: new, ready, running, waiting, atau terminated. Setiap proses direpresentasikan ada sistem operasi berdasarkan proses-control-block (PCB)-nya.

Saya tekankan bahwa program itu sendiri bukanlah sebuah proses. Suatu program adalah satu entitas pasif, seperti isi dari sebuah berkas yang disimpan didalam disket, sebagaimana sebuah proses dalam suatu entitas aktif, dengan sebuah program counter yang mengkhususkan pada instruksi selanjutnya untuk dijalankan dan seperangkatsumber daya/resource yang berkenaan dengannya.

Proses memiliki dua karakteristik namun kedua karakteristik dilakukan secara independen oleh sistem operasi :

- Resource ownership (kepemilikan sumber daya)

Proses mempunyai ruang alamat virtual untuk menangani image proses yang didefinisikan dalam PCB.

- Scheduling-execution (penjadwalan-eksekusi)

Mengikuti suatu path eksekusi (trace), ada pergatian dari satu proses ke lainnya Unit dari kepemilikan sumber daya diacu sebagai proses atau taskuatu thread yang salah dapat menganggu thread yang lain didalam proses yang sama,karena thread berbagai pakai ruang memori virtual dan sumber daya lain yang sama.

Thread adalah unit dasar dari penggunaan CPU, thread mengandung Thread ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah Thread berbagi code section, data section, dan sumber daya sistem operasi dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama. Thread juga sering disebut lightweight process. Sebuah proses tradisional atau heavyweight process mempunyai thread tunggal yang berfungsi sebagai pengendali. Perbedaan antara proses dengan thread tunggal dengan proses dengan thread yang banyak adalah proses dengan thread yang banyak dapat mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu.

B. Perbedaan antara Proses dan Thread

1. Proses sulit untuk membuat karena membutuhkan duplikasi proses induk dan alokasi memori sedangkan thread lebih mudah untuk membuat karena mereka tidak memerlukan ruang alamat yang terpisah.

2. Thread digunakan untuk tugas-tugas sederhana, sementara proses yang digunakan untuk tugas-tugas yang berat-berat seperti pelaksanaan aplikasi.

3. Proses tidak berbagi ruang alamat yang sama, namun thread dalam berbagi proses yang sama ruang alamat yang sama.

4. Proses yang independen satu sama lain, tetapi thread saling bergantung karena mereka berbagi ruang alamat yang sama.

6. Sebuah proses dapat terdiri dari beberapa thread.

7. Karena thread berbagi ruang alamat yang sama, virtual memori hanya terkait dengan proses tapi tidak dengan thread. Tapi prosesor virtual yang berbeda dikaitkan dengan setiap thread.

8. Setiap proses memiliki kode dan data sendiri sedangkan proses thread berbagi kode yang sama dan data.

9. Setiap proses dimulai dengan thread utama, tapi dapat membuat thread tambahan jika diperlukan.

10. Konteks beralih antara proses jauh lebih lambat dibandingkan konteks beralih antara thread dari proses yang sama.

11. Thread dapat memiliki akses langsung ke segmen data, tetapi proses memiliki salinan sendiri segmen data mereka.

12. roses memiliki overhead tapi tidak thread.

Ringkasan Proses vs Thread

Proses dan thread dua teknik yang digunakan oleh programmer untuk mengontrol prosesor dan pelaksanaan instruksi pada komputer dengan cara yang efisien dan efektif. Sebuah proses dapat berisi beberapa thread. Thread menyediakan cara yang efisien untuk berbagi memori meskipun beroperasi beberapa eksekusi dari proses. Oleh karena itu, thread merupakan alternatif untuk beberapa proses. Dengan tren yang berkembang menuju prosesor multi-core, thread akan menjadi alat yang paling penting dalam dunia programmer.


Sabtu, 09 Januari 2021

Single Instruction Stream Multiple Data Stream (SIMD)

Single Instruction Stream Multiple Data Stream (SIMD)

SIMD adalah satu unit kontrol yang mengeksekusi aliran tunggal instruksi, tetapi lebih dari satu elemen pemroses. Mesin SIMD secara umum mempunyai karakteristik sbb:
  • Mendistribusi proses ke sejumlah besar hardware 
  • Beroperasi terhadap berbagai elemen data yang berbeda 
  • Melaksanakan komputasi yang sama terhadap semua elemen data

Peningkatan kecepatan pada SIMD proporsional dengan jumlah hardware (elemen pemroses) yang tersedia. SIMD bertugas untuk menyesuaikan kontras dalam citra digital atau menyesuaikan volume audio digital. Desain CPU modern termasuk instruksi SIMD dalam rangka meningkatkan kinerja multimedia yang digunakan.

Keuntungan SIMD

  • Keuntungan SIMD antara lain sebuah aplikasi adalah salah satu dimana nilai yang sama sedang ditambahkan ke (atau dikurangkan dari) sejumlah besar titik data, operasi umum di banyak multimedia aplikasi. Salah satu contoh akan mengubah kecerahan gambar. Setiap pixel dari suatu gambar terdiri dari tiga nilai untuk kecerahan warna merah (R), hijau (G) dan biru (B) bagian warna. Untuk mengubah kecerahan, nilai-nilai R, G dan B yang dibaca dari memori, nilai yang ditambahkan dengan (atau dikurangi dari) mereka, dan nilai-nilai yang dihasilkan ditulis kembali ke memori. 
  • Dengan prosesor SIMD ada dua perbaikan proses ini. Untuk satu data dipahami dalam bentuk balok, dan sejumlah nilai-nilai dapat dimuat sekaligus. Alih-alih serangkaian instruksi mengatakan “mendapatkan pixel ini, sekarang mendapatkan pixel berikutnya”, prosesor SIMD akan memiliki instruksi tunggal yang efektif mengatakan “mendapatkan n piksel” (dimana n adalah angka yang bervariasi dari desain untuk desain). Untuk berbagai alasan, ini bisa memakan waktu lebih sedikit daripada “mendapatkan” setiap pixel secara individual, seperti desain CPU tradisional. 
  • Keuntungan lain adalah bahwa sistem SIMD biasanya hanya menyertakan instruksi yang dapat diterapkan pada semua data dalam satu operasi. Dengan kata lain, jika sistem SIMD bekerja dengan memuat delapan titik data sekaligus, add operasi yang diterapkan pada data akan terjadi pada semua delapan nilai pada waktu yang sama. Meskipun sama berlaku untuk setiap desain prosesor super-skalar, tingkat paralelisme dalam sistem SIMD biasanya jauh lebih tinggi.

Kekurangan SIMD

  1. Tidak semua algoritma dapat vectorized. Misalnya, tugas aliran-kontrol-berat seperti kode parsing tidak akan mendapat manfaat dari SIMD.
  2. Ia juga memiliki file-file register besar yang meningkatkan konsumsi daya dan area chip.
  3. Saat ini, menerapkan algoritma dengan instruksi SIMD biasanya membutuhkan tenaga manusia, sebagian besar kompiler tidak menghasilkan instruksi SIMD dari khas Program C, misalnya vektorisasi dalam kompiler merupakan daerah aktif penelitian ilmu komputer.
  4. Pemrograman dengan khusus SIMD set instruksi dapat melibatkan berbagai tantangan tingkat rendah.
  5. SSE (Streaming SIMD Ekstensi) memiliki pembatasan data alignment, programmer akrab dengan arsitektur x86 mungkin tidak mengharapkan ini.
  6. Mengumpulkan data ke dalam register SIMD dan hamburan itu ke lokasi tujuan yang benar adalah rumit dan dapat menjadi tidak efisien.
  7. Instruksi tertentu seperti rotasi atau penambahan tiga operan tidak tersedia dalam beberapa set instruksi SIMD.
  8. Set instruksi adalah arsitektur-spesifik: prosesor lama dan prosesor non-x86 kekurangan SSE seluruhnya, misalnya, jadi programmer harus menyediakan implementasi non-Vectorized (atau implementasi vectorized berbeda) untuk mereka.
  9. Awal MMX set instruksi berbagi register file dengan tumpukan floating-point, yang menyebabkan inefisiensi saat pencampuran kode floating-point dan MMX. Namun, SSE2 mengoreksi ini.

SIMD dibagi menjadi beberapa bentuk lagi yaitu :
  • Exclusive-Read, Exclusive-Write (EREW) SM SIMD 
  • Concurent-Read, Exclusive-Write (CREW) SM SIMD 
  • Exclusive-Read, Concurrent-Write (ERCW) SM SIMD 
  • Concurrent-Read, Concurrent-Write (CRCW) SM SIMD

Sabtu, 26 Desember 2020

PERKEMBANGAN CMOS

Semalat datang kembali di blogger yang saya kelola, apa kabar hari ini, semoga baik-baik saja dan sehat selalu. Pada postingan kali ini saya akan membahgikan sebuah artikel mengenai CMOS. Apakah itu CMOS 


                      Cmos - Free computer icons



Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Inverter CMOS statis

Complementary metal–oxide–semiconductor (CMOS) atau semikonduktor–oksida–logam komplementer, adalah sebuah jenis utama dari rangkaian terintegrasi. Teknologi CMOS digunakan di mikroprosesor, pengontrol mikro, RAM statis, dan sirkuit logika digital lainnya. Teknologi CMOS juga digunakan dalam banyak sirkuit analog, seperti sensor gambar, pengubah data, dan trimancar terintegrasi untuk berbagai jenis komunikasi. Frank Wanlass berhasil mematenkan CMOS pada tahun 1967 (US Patent 3,356,858).

CMOS juga sering disebut complementary-symmetry metal–oxide–semiconductor or COSMOS (semikonduktor–logam–oksida komplementer-simetris). Kata komplementer-simetris merujuk pada kenyataan bahwa biasanya desain digital berbasis CMOS menggunakan pasangan komplementer dan simetris dari MOSFET semikonduktor tipe-p dan semikonduktor tipe-n untuk fungsi logika.

Dua karakter penting dari CMOS adalah kekebalan desahnya yang tinggi dan penggunaan daya statis yang rendah. Daya hanya diambil saat transistor dalam CMOS berpindah di antara kondisi hidup dan mati. Akibatnya, peranti CMOS tidak menimbulkan bahang sebanyak sirkuit logika lainnya, seperti logika transistor-transistor (TTL) atau logika NMOS, yang hanya menggunakan peranti tipe-n tanpa tipe-p. CMOS juga memungkinkan chip logika dengan kepadatan tinggi dibuat.

Kalimat "metal–oxide–semiconductor" atau semikonduktor–logam–oksida adalah sebuah sebutan pada struktur fisik beberapa transistor efek medan, memiliki gerbang elektrode logam yang terletak di atas isolator oksida logam, yang juga berada di atas bahan semikonduktor. Aluminium digunakan pertama kali, tetapi sekarang digunakan bahan polisilikon. Gerbang logam lain dibuat seiring kedatangan material dielektrik permitivitas tinggi di dalam proses pembuatan CMOS, seperti yang diumumkan oleh IBM dan Intel untuk node 45 nanometer dan lebih kecil.


Detail teknis

"CMOS" merujuk pada desain sirkuit digital tertentu, dan proses-proses yang digunakan untuk mengimplementasikan sirkuit tersebut dalam rangkaian terintegrasi. Sirkuit CMOS memboroskan lebih sedikit daya saat statis, dan memungkinkan penempatan sirkuit yang lebih padat daripada teknologi lain yang mempunyai fungsi sama. Saat keuntungan ini menjadi lebih diinginkan, proses CMOS dan variannya mendominasi sirkuit digital terintegrasi modern.

Sirkuit CMOS menggunakan kombinasi MOSFET tipe-n dan tipe-p untuk mengkonstruksi gerbang logika dan sirkuit digital yang ditemui di komputer, peralatan komunikasi, dan peralatan pemroses sinyal. Walaupun logika CMOS dapat dibangun dari komponen terpisah (seperti pada proyek pemula), biasanya produk CMOS adalah rangkaian terintegrasi yang terdiri dari jutaan transistor pada sepotong silikon seluas antara 0,1 hingga 4 sentimeter persegi. Peranti tersebut biasanya disebut dengan chip, sedangkan untuk perindustrian juga disebut dengan die (tunggal) atau dice (jamak).


Komposisi

Prinsip utama dibalik litar CMOS yang menjadikannya dapat digunakan untuk gerbang logik adalah penggunaan MOSFET type-p dan type-n untuk membuat jalan menuju keluaran dari sumber tegangan atau dibumikan. Ketika jalan menuju keluaran dibuat dari sumber tegangan, litar ini disebut pull-up. Di lain pihak, litar dinyatakan pull-down jika jalan menuju keluaran dibuat dari bumi.


Nano CMOS

Nano CMOS merupakan salah satu bentuk perkembangan CMOS. CMOS sendiri merupakan singkatan dari complementary metal oxide semiconductor. CMOS ini merupakan sebuah komponen semi konduktor yang banyak dipakai dalam alat-alat elektronik. CMOS merupakan jenis semikonduktor yang kompleks apabila dibandingkan dengan diode. Semikonduktor yang dipakai pada alat elektronik, alih-alih diode, adalah transistor. Transistor sendiri pada prinsipnya merupakan dua buah diode yang disatukan. Transistor ini dapat dikatakan sebagai era pertama CMOS. Karena tuntutan teknologi yang terus berkembang yang selalu mereduksi secara ukuran namun membutuhkan kinerja yang lebih optimal, kebutuhan akan jumlah transistor yang diperlukan pada suatu chip selalu bertambah. Hal ini sesuai dengan yang telah diramalkan oleh Gordon Moore pada tahun 1970 mengenai perkembangan dari kompleksitas suatu chip menyangkut jumlah transistor yang dibutuhkan.[1] Karena hal inilah keberadaan CMOS menjadi suatu hal yang penting. Karena ini juga menyebabkan CMOS memerlukan material yang kecil untuk menyusunnya. Hal ini yang menyebabkan bahan nano merupakan pilihan utama. Sebagaimana telah diketahui bahwa nano sendiri merupakan satuan ukuran panjang dengan besar 10-9 meter, yang berarti ukuran dari materi nano sendiri sebesar panjang barisan sepuluh atom hidrogen atau selebar DNA.[2] Pembuatan CMOS dari bahan nano ini menyebabkan jumlah transistor yang ada semakin banyak.


Sejarah CMOS  dan Teknologi Nano

Telah dinyatakan sebelumnya bahwa angkatan pertama CMOS adalah single-transistor.Perjalanan dari transistor menjadi CMOS cukup panjang, pada tahun 1947 transistor pertama kali digunakan oleh J. Bardeen, W. Brattain di Bell Labs. Lalu pada tahun 1949, W. Shockley menemukan transistor bipolar. Selang tujuh tahun kemudian, Harris membuat bipolar digital logic gate yang pertama kalinya. Monolithic Integrated Circuits pertama kali ditemukan oleh Javk Kilby dari Texas Instruments pada thun 1958. Sementara logic gate integrated circuit pertama kali dijual oleh Fairchild pada tahun 1960. CMOS gate pertama kali dikembangkan oleh F Wanlass dan C. Sah pada tahun 1963 namun terhalang dikarenakan masalah manufaktur. Pada tahun 1960an juga untuk pertama kalinya digunakan PMOS pada kalkulator. Pada tahun 1972, Intel 4004 mengembangkan revolusi kedua dari integrated circuit dimana NMOS digunakan dan diprioritaskan pada kecepatan pemrosesan informasi. Pada tahun 1980an CMOS barulah mulai digunakan setelah disempurnakan. Selain itu, selama perjalanannya CMOS sendiri mengalami evolusi pada segi kompleksitasnya. Tingkat kompleksitas ini ditunjukkan dari jumlah ''logic blocks'' per chip. Ketika masih menggunakan single transistor jumlahnya masih kurang dari satu. Hal ini berlangsung pada tahun 1958. Lalu pada tahun 1960 berkembang menjadi satu ketika unit logic atau one gate mulai digunakan. Selanjutnya ketika memasuki era multi function pada tahun 1962 tingkat kompleksitas meningkat menjadi dua sampai empat logic blocks per chip. Memasuki tahun1964, complex function, kompleksitas memasuki jumlah lima sampai 20. Memasuki era medium scale integration atau disebut juga dengan MSI, kompleksitas mencapai 20 sampai 200. Era large scale integration atau LSI pada tahun 1972 memiliki kompleksitas 200 sampai 2000. Kompleksitas mencapai 2000 sampai 20.000 logic blocks per chip pada era very large scale integration atau VLSI pada tahun 1978. Dan pada tahun 1989, di era ultra large scale integration, jumlah logic blocks sudah melebihi 20.000.Jumlah logic blocks akan terus meningkat karena jumlah logic blocks akan mempengaruhi kerja dari suatu alat. Semakin banyak jumlah logic blocks, semakin baik pula kinerja dari alat tersebut. Karena itu hal yang penting mengembangkan teknologi nano dalam pembuatan chip karena ukuran benda nano yang kecil akan sangat memungkinkan membuat logic blocks pada sebuah chip dengan jumlah yang lebih banyak tanpa harus memperbesar bentuk chip sendiri. Sementara menyangkut teknologi mengenai nano sendiri diperkenalkan awalnya oleh Richard Feyman yang terkenal dengan pidatonya dalam sebuah kuliah "The principle of physics, as far as i can see, do not speak againts the possibility of manuevring thing ato by atom". Pada tahun 1960, kata-kata Freyman hanya dianggap sebagai sebuah khayalan, namun saat ini telah banyak alat yang mengaplikasikan teknologi nano ini. Pada tahun 1981 ditemukan alat ''Scanning Tunneling Microscope''. Alat ini merupakan alat pertama yang memiliki kemampuan untuk melihat benda berukuran nanometer. Lalu pada tahun 1986 ditemukan ''Atomic Force Microscope'' yang semakin membuat nanoscience berkembang. Dua tahun kemudian, 1988, peneliti di IBM mengamati emisi foton dari area berukuran nanometer melalui Scanning Tunneling Microscope yang mana menyebabkan peristiwa luminiscence dan fluorescence pada skala nanometer. Pada tahun 1989, IBM berhasil melakukan manipulasi atom untuk pertama kalinya dengan membentuk logo perusahaannya menggunakan 35 atom xenon. Sementara itu manipulasi atom pada temperatur kamar dilakukan pertama kali pada tahun 1996. Teknologi nano pertama kali digunakan pada komputer pada tahun 2001 dalam bentuk sirkuit single molekul, logic performing integrated circuit dari transistor karbon nanotube.